Sabtu, 31 Oktober 2015

Fanfiction
Pairing : Zhoumi x Henry / Zhoumi Taeyeon (kedua pair ini hanya sampingan tidak menjadi cerita utama)
Author : Riciella Phantomhive
Warning : OC, Mpreg, Kisah seorang anak yang merindukan ayahnya. Ini kisah hanya berdasarkan khayalan semata… author hanya meminjam nama mereka untuk dijadikan fanfic…
Don’t Like Don’t Read

Papa…
Kenapa papa pergi?

Halo semua. Perkenalkan namaku Zhou Xiu Huan. Umurku 10 tahun. Aku punya adik perempuan yang manis namanya Zhou Xia Ying Hua yang umurnya 8 tahun. Kami berdua tinggal dengan mama bear alias Henly. Kalian pasti kenal, namanya Henry Lau.

Kami hidup penuh kebahagiaan. Setiap hari aku bermain dengan mei-mei ku yang menggemaskan yaitu Cia hehe nama panggilan Xia. Mama henly juga sangat memperhatikan kami berdua.

Ayah? Kalian bertanya siapa ayah kami?
Ayah kami namanya Zhou Mi. Papa bear alias Zhou Mi.
Dimana dia sekarang? Kami tak tahu…

Terakhir kami tinggal bersama itu… 6 tahun yang lalu… saat aku berumur 4 tahun dan Cia 2 tahun. Aku tak pernah tau kenapa 4 tahun yang lalu tiba-tiba mama menggendong Cia dan menggengam tanganku lalu membawa kami pergi.

Setiap aku bertanya pasti mama hanya akan menjawab
“Papa punya keluarga yang lain Ciu. Ciu harus mengerti ya. Papa dan Mama sudah berpisah. Dan papa punya keluarga yang baru. Kita tak boleh menggangu. Ciu jadi kakak yang baik dan harus jaga Cia mengerti?”
Disertai senyum tipis yang bahkan aku anak berumur 10 tahun mengerti bahwa mama saat itu menahan tangis.

Sejak saat itu aku memutuskan bahwa aku akan jadi anak yang kuat untuk membantu mama dan menjadi kakak yang hebat buat Cia. Aku akan melindungi mereka seperti apa kata papa dulu…
“Ciu~ Ciu itu jagoan buat lindungin mama sama mei-mei Ciu nanti”

Aku masih beruntung karena sempat merasakan memiliki ayah walau sebentar. Tapi Cia, bahkan dia tidak ingat wajah papa bear seperti apa. Karena terakhir bersama waktu Cia masih berumur 2 tahun.

Cia tidak pernah mengeluh akan hal itu. Tapi aku tau, bahwa dia menginginkan kasih sayang dari papa bear. Karena aku juga begitu.

Tapi kami hanya bisa diam. Kami tak akan meminta lebih untuk bertemu papa zhou. Karena kami tidak tahan setiap kali menyebut nama papa zhou, raut muka mama berubah walau hanya sepersekian detik.

Bukan aku benar-benar tak tau dimana papa Zhou berada. Tak mungkin susah melacak keberadaan orang terkenal seperti papa Zhou.

Tapi seperti yang mama bilang. Bahwa papa memiliki keluarga baru. Keluarga yang dicintainya bersama tante Taeyeon. Dari berita yang ku dengar, sekarang mereka memiliki anak kembar. Haha tambah sudah keyakinanku agar tak menemui papa Zhou.

Kami takut… kami takut ditolaknya…

Hanya tinggal dengan orang tua tunggal membuatku lebih dewasa dari anak seumurku. Tidak hanya aku, Cia pun sama. Kami harus berbagi tugas mengerjakan pekerjaan rumah membantu mama. Karena bagaimanapun mama juga penyanyi terkenal yang sangat sibuk. Walau sibuk, mama tak pernah sekalipun tidak menyiapkan kami sarapan, meyiapkan seragam kami, mengantar kami dan menjemput kami.

Pokonya kasih sayang dari mama sungguh sangat banyak. Pernah sekali aku bertanya pada mama.
“Ma, mama sudah cukup sibuk. Tidak usah mengantar jemput dan menyiapkan segala kebutuhan aku dan Cia. Aku bisa sendiri kok. Nanti Cia aku yang urus.”
Dan mama menjawab
“Mama… tak mau kehilangan orang yang mama sayangi lagi hanya karena sekedar mama tidak cukup memberikan kasih sayang Ciu~ lagian mama masih kuat kok~ mama kan strong haha” jawab mama sambil tertawa.

Ma… jika begini terus aku yang takut kehilangan mama… aku takut mama sakit…
Pernah sekali aku begitu membenci papa… sangat amat membenci papa yang meninggalkan kami bertiga…
Tapi mama hanya bilang
“Jangan sekali-kali Ciu membenci papa yang meninggalkan kita. Karena jika Ciu membencinya berarti Ciu juga membenci mama yang bodoh yang membuat papa pergi meninggalkan kita.”

Maaf ma… Ciu hanya tak suka diejek teman-teman karena tak memiliki ayah… kadang Ciu juga melihat Cia menangis memanggil papa…

Papa…
Ciu sayang papa…
Cia juga sayang papa ….
Ciu janji akan jadi anak yang baik, yang kuat dan yang pintar…
Agar nanti mama bisa mengistirahatkan tubuhnya…
Cia bisa merasa aman ku lindungi…

Dan kami bisa hidup bahagia tanpamu… Ayah...
Zhou Xiu Huan

Zhou Xia Ying Hua

0 komentar:

Copyright © 2012 A Case of Identity | Another Theme | Designed by Johanes DJ